Kurikulum

Kurikulum pendidikan tinggi adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi, bahan kajian, maupun bahan pelajaran serta cara penyampaiannya, dan penilaian yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran di institusi perguruan tinggi.

 

Kurikulum memuat standar kompetensi yang terstruktur dalam kompetensi utama, pendukung dan lainnya yang mendukung tercapainya tujuan, terlaksananya misi, dan terwujudnya visi institusi perguruan tinggi. Kurikulum memuat mata kuliah yang mendukung pencapaian kompetensi lulusan dan memberikan keleluasaan pada mahasiswa untuk memperluas wawasan dan memperdalam keahlian sesuai dengan minatnya, serta dilengkapi dengan deskripsi Prodi mata kuliah, silabus, rencana pembelajaran, dan evaluasi.

 

Kurikulum harus dirancang berdasarkan relevansinya dengan tujuan, cakupan, dan kedalaman materi, pengorganisasian yang mendorong terbentuknya hard skills dan keterampilan kepribadian dan perilaku (soft skills) yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi dan kondisi.

 

Kebijakan Institusi dalam Pengembangan Kurikulum

  1. STKIP Muhammadiyah Kotabumi mengarahkan pada setiap program studi untuk mengembangkan kurikulum berbasis kompetensi yang berakidah islam bersumber pada Alquran dan Assunnah serta berasaskan pancasila sesuai dengan rumusan yang terdapat di dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Penyusunan kurikulum mengacu pada beberapa indikator yaitu kesesuaian visi, misi, sasaran, dan tujuan; relevansi dengan tuntutan dan kebutuhan stakeholders; muatan lokal sesuai dengan kebutuhan masyarakat; sesuai dengan kebutuhan pengguna dan mengakomodasi perubahan paradigma dari government ke governance. Hal ini dimaksudkan agar peluang kerja alumni semakin luas tidak hanya terbatas pada dunia pendidikan tetapi juga pada media massa, pariwisata, perkantoran, perusahaan, dan sebagainya.
  2. Pengembangan proses perkuliahan dengan menggunakan teknologi informasi.
  3. Pengembangan kurikulum dengan menciptakan peluang pengembangan diri bagi mahasiswa
  4. Pengembangan kurikulum dengan adanya muatan lokal yaitu bahasa Lampung dan Sastra Lampung yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat

 

Bentuk Dukungan Institusi dalam Pengembangan Kurikululm Prodi

  1. Ketua bersama Wakil Ketua I bertanggung jawab atas peningkatan kualitas dan kesesuaian pengembangan kurikulum program studi dengan visi, misi, tujuan, dan sasaran STKIP Muhammadiyah Kotabumi
  2. Ketua Program Studi bertanggung jawab atas mutu penyusunan, pelaksanaan, evaluasi, dan perubahan kurikulum secara periodik, sesuai dengan perkembangan kebutuhan kompetensi lulusan.
  3. Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam bertanggung jawab atas pengembangan kurikulum yang berlandaskan nilai-nilai Islam dan kemuhammadiyahan sesuai dengan kompetensi lulusan masing-masing program studiWakil Ketua I bertanggung jawab atas pengembangan dan peningkatan mutu, metode, dan manajemen kurikulum. Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) yang mengarah pada pencapaian. kompetensi lulusan.

 

Sistem Monitoring dan Evaluasi Kurikulum

Dalam rangka pengembangan kurikulum, Sekolah tinggi melakukan monitoring dan evaluasi terhadap implementasi kurikulum serta evaluasi terhadap kurikulum.

  1. Untuk melakukan penjaminan mutu internal, termasuk monev, STKIP Muhammadiyah Kotabumi telah memiliki Lembaga Penjaminan Mutu (LPM). Monitoring dan evaluasi terhadap implementasi kurikulum dalam proses pembelajaran dilakukan oleh Tim monevin dengan melibatkan Asesor Mutu Internal. Dalam sistem tersebut, monitoring dan evaluasi dilakukan terhadap proses pembelajaran baik perkuliahan, praktikum, praktik lapangan, dan ujian.
  2. Evaluasi terhadap kurikulum dilakukan oleh masing-masing Program Studi melalui suatu mekanisme yang melibatkan dosen, mahasiswa, alumni, stakeholder, dan pakar. Evaluasi terhadap kurikulum yang ada dilakukan secara terstruktur, sistematik, periodik: dan berkesinambungan paling lama 5 (lima) tahun sekali.

STKIP Muhammadiyah Kotabumi Lampung

Copyright © 2015. All Rights Reserved.

Developed by ArtonLabs